Berita

Duta Besar Ukraina untuk Jerman Andrij Melnyk/Net

Dunia

Tidak Mendapat Kiriman Senjata, Duta Besar Ukraina Tuding Jerman Munafik

SENIN, 14 FEBRUARI 2022 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina menyatakan kekecewaannya terhadap Jerman dengan mengatakan bahwa negara itu 'munafik'. Jerman telah menolak mengirimkan bantuan senjata ke Ukraina dengan alasan tidak ingin mempersenjatai negara yang sedang berkonflik, tetapi mengirimkan banyak bantuan persenjataan ke Rusia.

Duta Besar Ukraina untuk Berlin Andrij Melnyk mengecam tindakan tersebut, mengatakan dalam pernyataannya, Minggu (13/2) bahwa pada kenyataannya Jerman telah banyak membantu Rusia dalam soal persenjataan.

"Jerman menolak untuk membantu Ukraina mendapatkan senjata untuk pertahanan diri, tetapi mengekspor barang-barang penggunaan ganda ke Rusia sebesar 366 juta Euro pada 2020, untuk meningkatkan produksi senjata," katanya, merujuk laporan di pers Jerman bahwa Berlin diduga mengizinkan ekspor ini untuk mencapai dinas rahasia Rusia melalui perantara, seperti yang dilaporkan The Sky.


Sekutu NATO lainnya sejauh ini telah bersedia mengirim senjata ke Ukraina untuk menguatkan pertahanan diri negara itu dalam menghadapi invasi Rusia.

Melnyk mengklaim bahwa bantuan Jerman ke Rusia tersebut bertolak belakang dari sanksi Uni Eropa.

Pernyataan Melnyk muncul menjelang kunjungan Kanselir Jerman Olaf Scholz ke Kiev pada Senin untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Hal ini juga menjadi sumber utama ketegangan antara para pemimpin.

Scholz pada pekan lalu menegaskan bahwa keputusan Jerman telah jelas, bahwa Jerman tetap pada komitmennya untuk selalu mendukung sekutunya tetapi tidak pernah memasok senjata ke negara yang sedang dilanda krisis.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya