Berita

Politisi dan juga insiyur terkemuka Afghanistan, Mohammad Khan/Net

Dunia

Rumah Politisi Kawakan Afghanistan Diserang Orang Tidak Dikenal, Taliban Bungkam

MINGGU, 13 FEBRUARI 2022 | 22:51 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Aksi penyerangan menimpa seorang politisi dan juga insiyur terkemuka Afghanistan, yakni Mohammad Khan pada akhir pekan ini.

Sekelompok orang tidak dikenal menyerang rumahnya pada malam hari dan menyebabkan putra bungsu Khan terluka.

Belum diketahui siapa dalang di balik penyerangan ini. Taliban pun belum buka suara atas kejadian mematikan itu.

Namun apa yang menimpa Khan mengundang simpati dari mantan Menteri Luar Negeri Afghanistan Abdullah Abdullah. Dalam unggahannya di Facebook, dia mengecam kejadian tersebut.

"Sangat disayangkan bahwa tadi malam rumah mantan wakil pertama kantor eksekutif dan tokoh politik negara itu menghormati insinyur Mohammad Khan, yang melukai putra bungsunya dan seorang penjaga," tulisnya.

"Saya mengutuk serangan brutal semacam itu terhadap keluarga terhormat di negara ini dan menyampaikan belasungkawa saya kepada saudara Insinyur Mohammad Khan yang terhormat dan keluarganya," sambung Abdullah.

"Saya mengutuk serangan brutal semacam itu terhadap keluarga terhormat di negara ini dan menyampaikan belasungkawa saya kepada saudara Insinyur Mohammad Khan yang terhormat dan keluarganya," sambung Abdullah.

Khan sendiri merupakan politisi kawakan di negara itu. Dia sebelumnya adalah anggota Partai Islam Gulbuddin Hekmatyar dan sekarang menjadi anggota Partai Islam Arghandiwal.

Dia juga merupakan seorang insinyur listrik Pashtun dan terpilih sebagai wakil provinsi Ghazni dalam masa jabatan pertama Wolesi Jirga (Dewan Perwakilan Rakyat Afghanistan) setelah jatuhnya Taliban.

Dia pernah berpartisipasi dalam pemilihan presiden 2014 di Afghanistan sebagai wakil pertama Abdullah Abdullah.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya