Berita

Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi, dan Gubernur Ganjar Pranowo usai ditemui pimpinan Komisi III DPR RI, Jumat (11/2)/RMOLJateng

Presisi

Pastikan Telah Tarik Pasukannya dari Desa Wadas, Kapolda Jateng: Kita Akan Lakukan Pendekatan Dialog

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 16:50 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 250 personel dari Polda Jawa Tengah telah ditarik sepenuhnya dari Desa Wadas, Kabupaten Purworejo. Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi pun memastikan tidak ada posko yang didirikan oleh petugas di sana.

Hal itu disampaikan Irjen Luthfi usai ditemui Komisi III DPR RI di Mapolda Jateng. Ia menjelaskan, saat ini memang masih ada beberapa anggotanya di Desa Wadas. Namun keberadaan mereka untuk kegiatan bakti sosial dan pengamatan.

"Pengukuran sudah selesai, masyarakat sudah normal kembali, satgas sudah kita tarik, hanya ada beberapa anggota untuk melakukan pengamatan dan bakti sosial kepada masyarakat biar rukun kembali," jelas Luthfi di Mapolda Jateng, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (11/2).


Ahmad Luthfi juga menyebut tidak ada posko yang didirikan oleh personel kepolisian di Desa Wadas.

"Enggak ada posko, biasa saja, kita akan melakukan pendekatan dialog yang dipimpin oleh Pak Ganjar, kita akan mengawasi. Pengukuran sudah selesai," ujar Luthfi.

Sekitar 250 personel kepolisian sebelumnya dikerahkan untuk mengamankan proses pengukuran lahan yang dilakukan tim BPN di Desa Wadas. Pengukuran dilakukan untuk lahan kuari yang digunakan sebagai bahan pembangunan Bendungan Bener. Dalam insiden beberapa hari lalu itu 64 warga sempat diamankan, namun kini seluruhnya sudah dibebaskan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya