Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pasokan Energi Kurang, Uni Eropa Desak Norwegia Kirim Tambahan Gas

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 14:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Krisis energi yang dihadapi Uni Eropa semakin mencekik. Uni Eropa juga telah meminta Norwegia, pemasok gas terbesar kedua ke Eropa setelah Rusia, untuk mengirim lebih banyak gas.

Namun sebagai tanggapan, negara Nordik itu menolak untuk menambah pengiriman dengan alasan sumber daya dan logistiknya yang terbatas.

Sebagai kelanjutan dari diskusi, Menteri Perminyakan dan Energi Norwegia Marte Mjos Persen dijadwalkan untuk melakukan perjalanan ke Brussel untuk bertemu dengan Komisaris Energi UE Kadri Simson pada Februari.


Sebelum pertemuan, Mjos Persen menekankan bahwa pertemuan itu adalah bagian dari dialog energi bilateral antara Norwegia dan UE.

"Kami sedang berbicara dengan pemasok gas lain, seperti Norwegia, tentang peningkatan pengiriman ke Eropa," kata Presiden Komisi UE Ursula von der Leyen, seperti dikutip Sputnik.

Krisis energi di UE semakin mengkhawatirkan dengan ketegangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, dengan kemungkinan invasi Rusia ke Ukraina.

Sementara itu, tingginya harga minyak dan gas telah menjadi keuntungan bagi perusahaan energi negara Norwegia, Equinor, yang mengumumkan rekor hasil operasi awal pekan ini. Sepanjang tahun 2021, perseroan meningkatkan produksi minyak dan gas bumi sebesar 3,2 persen.

Dengan populasi 5,3 juta, Norwegia tetap menjadi salah satu pengekspor sumber daya energi terkemuka di dunia, mencakup sekitar 2 persen dari permintaan minyak global dan 3 persen dari permintaan gas alam.

Pendapatan minyak dan gas telah membuat kekayaan Norwegia menjadi 1,38 triliun dolar AS.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya