Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Berlaku Mulai Hari Ini, 5 Gerbang Tol di Bandung Kembali Terapkan Sistem Ganjil-Genap

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 08:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polrestabes Bandung bakal menurunkan ratusan personel untuk mengawal aturan ganjil-genap di Kota Bandung. Sistem ganjil-genap ini sebagai upaya dalam menekan penyebaran Covid-19 dan penerapan PPKM Level 3.

Kanit Turjawali Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Anang Suryana menjelaskan, dari sekitar 400 personel yang dikerahkan yang akan dibagi per shift dengan Polsek di Bandung dalam pengawalan ganjil genap ini.

Aturan ganjil genap akan diterapkan di 5 gerbang tol yang menjadi pintu masuk ke Kota Bandung. Yaitu gerbang tol Pasteur, Pasir Koja, Kopo, Moh Toha, dan Buah Batu.


"Dari kita dibagi satu shift kerjasama dengan Polsek. Polsek akan menurunkan sekitar 10 personel, juga dari Satlantas Polrestabes Bandung akan menurunkan empat personil per titik," kata Anang di Bandung, Kamis (10/2), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung, Asep Kuswara menambahkan, sistem ganjil genap akan diberlakukan mulai hari ini, Jumat (11/2), mulai pukul 14.00 sampai 20.00 WIB.

Namun, waktu dimulainya ganjil genap berubah ketika sistem tersebut diterapkan pada Sabtu dan Minggu.

"Kalau Sabtu dan Minggu mulai pukul 06.00 atau 07.00 pagi sampai 20.00 WIB. Pertimbangannya itu untuk mengurangi mobilitas dari luar Kota Bandung (di luar aglomerasi)," terang Asep.

Menurut Asep, perubahan jadwal tersebut adalah langkah antisipasi berdasarkan hasil evaluasi jajaran kepolisian dan Pemerintah Kota Bandung, sebab mayoritas yang masuk Bandung dari Jakarta diperkirakan tiba pukul enam atau tujuh pagi.

"Misalnya sekarang tanggal ganjil, dan dia genap, maka kita putar balikkan kembali," kata Asep.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya