Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Belum Ada Matahari Tunggal di Pilpres 2024, Erick Thohir Harus Terus Sampaikan Prestasi Kerjanya

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 05:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir disarankan lebih serius mengenalkan diri pada masyarakat jika memang berminat masuk bursa Pilpres 2024 mendatang.

Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS), Arman Salam melihat Erick Thohir adalah salah satu calon yang masih memiliki tingkat pengenalan yang rendah. Tetapi sosoknya memiliki tingkat kesukaan dan kepantasan calon presiden yang cukup tinggi.

Dalam pandangan Arman, jika tingkat pengenalan mantan Ketua Tim pemenangan Jokowi-Maruf Amin itu digenjot lebih keras, maka dukungan akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya popularitas.


Ia menyarankan, Erick terus bekerja meningkatkan upaya pengenalannya pada masyarakat.

"Dan terus menyampaikan kepada publik prestasi-prestasi dari apa yang sudah dikerjakannya semassif mungkin," demikian pendapat Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/2).

Selain ke simpul Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, Arman menyarankan agar Erick lebih gencar melakukan silaturahim ke seluruh elemen masyarakat.

Tidak hanya itu, ditambahkan Arman, Erick sudah harus membentuk tim secara sistematis dengan tugas kerja yang terukur. Tujuannya, agar langkah politik bisa terkapitalisasi sehingga arah dukungan jelas dan solid.

Di mata Arman, saat ini belum ada sosok kuat yang menjadi kandidat di Pilpres 2024. Artinya, siapapun memiliki kesempatan yang sama masuk dalam pursa Capres 2024.  

"Saat ini belum ada matahari tunggal dalam pertarungan Pilpres mendatang, tinggal bagaimana calon tersebut bisa bekerja cepat dan cerdas merebut simpati dan dukungan publik," pungkas Arman.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya