Berita

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Reputasinya Terancam karena Kekerasan Wadas, Bisa Jadi PDIP Tidak Usung Ganjar di Bursa Capres

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 02:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bukan hanya Ganjar Pranowo, sikap represif pemerintah yang mengerahkan aparat kepolisian saat akan melakukan pengukuran tanah untuk tambang Andesit dinilai juga berdampak pada PDIP.

Demikian pendapat Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/2).

Menurut Dedi, PDIP saat ini ada dalam posisi dilematis sebab secara elektoral PDIP di Jawa Tengah sangat kuat. Di saat yang bersamaan, kekerasan yang terjadi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo tidak begitu mempengaruhi reputasi Ganjar.


Analisa Dedi, kejadian kekerasan Wadas, menjadi indikasi bahwa Ganjar tetaplah penguasa yang lebih dekat dengan korporasi dibanding dengan warganya.

Meski demikian, Dedi melihat atas tindakan pemerintah kepada warga Wadas akan membuat Ganjar menerima konsekuensi politik.

"Ganjar akan menerima konsekuensi politiknya, di antaranya kesulitan menambah kuantitas loyalisnya. Terutama di kalangan pemilih kelas menengah yang membela hak publik di Wadas ini," demikian kata Dedi.

Selain itu, Dedi berpandangan sebagai partai terkuat di Jawa Tengah, PDIP juga harus segera menyelamatkan reputasi politiknya. Salah satu caranya, bisa saja PDIP tidak akan menggadang Ganjar masuk dalam bursa calon presiden.

"PDIP sendiri tentu harus menyelamatkan reputasi Parpol, semisal tidak lagi menggadang Ganjar sebagai kader yang masuk dalam bursa Capres," demikian kata Dedi.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

UPDATE

Muawiyah Ubah Khilafah Jadi Tahta Warisan Anak

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:10

Arab Saudi Kutuk Serangan Iran di Timteng, Ancam Serang Balik

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:00

Pramono Siapkan Haul Ulama Betawi di Monas

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:40

Konflik Global Bisa Meletus Gegara Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:26

WNI di Iran Diminta Tetap Tenang

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:09

Meriahnya Perayaan Puncak Imlek

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:03

Jemaah Umrah Jangan Panik Imbas Timteng Memanas

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:31

Jakarta Ramadan Festival Gerakkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:18

Pramono Imbau Warga Waspadai Intoleransi hingga Hoaks

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:03

PT Tigalapan Klarifikasi Tuduhan Penggelapan Proyek

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:01

Selengkapnya