Berita

Kejati Banten, Reda Mantaovani/RMOLBanten

Hukum

Kejati Banten Pastikan Kantongi Nama Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Komputer UNBK

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 00:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Reda Mantaovani mengaku telah mengantongi nama tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan komputer UNBK jenjang SMA-SMK di Provinsi Banten.

Reda mengegaskan, pihaknya akan mengumumkan tersangka kasus yang merugikan negara Rp 6 miliar tersebut pekan depan.

"Minggu depan mengumumkan, tinggal netapin tersangka," ucap Reda Manthovani seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten, Kamis (10/2).


Reda menegaskan, pasti pihaknya akan menginformasikan penetapan tersangka ke publik.

"Pasti diinformasikan terkait penetapan tersangka terhadap pelaku. Cuma kalau saya umumin sekarang pada kabur deh. Pasti ada informasi," katanya.

Sebelumnya Asisten Intelijen Kejati Banten Adhiyaksa Darma Yuliano mengatakan, penyidik menyimpulkan kegiatan pengadaan ribuan komputer untuk UNBK itu diduga menimbulkan kerugian negara mencapai Rp 6 miliar.

Modus penyimpangannya dalam tindak pidana korupsi pengadaan ribuan komputer tersebut adalah spesifikasi komputer yang dikirim ternyata tidak sesuai dengan ketentuan dalam kontrak.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya