Berita

Rudal Patriot/Net

Dunia

AS Sepakati Penjualan Rudal ke Taiwan, China Lagi-lagi Kebakaran Jenggot

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 07:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat kembali membuat China berang dengan pengumuman penjualan terbaru rudal Patriot senilai 100 juta dolar ke Taiwan.

Kementerian Luar Negeri China dalam responnya pada Selasa (8/2) berjanji untuk mengambil tindakan balasan atas keputusan yang akan menjadi penjualan senjata AS pertama ke Taiwan pada 2022 dan yang kedua di bawah pemerintahan Biden.

"Penjualan senjata oleh AS ke Taiwan sangat melanggar prinsip satu China dan peraturan dari tiga Komunike Bersama antara China dan AS, terutama yang ada dalam komunike 17 Agustus," Zhao Lijian, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, pada konferensi pers Selasa, seperti dikutip dari Global Times, Rabu (9/2).


"Ini sangat merugikan kedaulatan dan kepentingan keamanan China, hubungan China-AS serta perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. China dengan tegas menentang dan mengutuk keras ini," lanjutnya.

Zhao juga kembali mendesak pihak Washington agar mematuhi prinsip dan peraturan satu-China dari tiga Komunike Bersama, segera membatalkan rencana penjualan senjata dan memutuskan hubungan militer dengan Taiwan.

"China akan mengambil langkah-langkah yang tepat dan kuat untuk secara tegas menjaga kedaulatan dan kepentingan keamanan kami," kata Zhao.

Pentagon mengumumkan pada Senin (7/2) bahwa mereka menyetujui kemungkinan penjualan peralatan dan layanan senilai 100 juta dolar AS ke Taiwan untuk "mempertahankan, memelihara, dan meningkatkan sistem pertahanan rudal patriotnya.

Ini akan menjadi penjualan senjata AS pertama ke Taiwan pada 2022, dan yang kedua di bawah pemerintahan Biden, setelah penjualan howitzer self-propelled M109A6 senilai 750 juta dolar AS ditambah peralatan dan layanan terkait yang diumumkan pada Agustus 2021.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya