Berita

Suami Kamala Harris, Doug Emhoff, dibawa pergi dari sebuah acara di sekolah menengah oleh seorang agen Dinas Rahasia menyusul ancaman bom, di Washington, DC, 8 Februari 2022/Net

Dunia

Kunker ke Washington DC, Suami Kamala Harris Terima Ancaman Bom

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Agen Dinas Rahasia AS mengamankan suami Kamala Harris,  Doug Emhoff, di tengah kunjungannya ke sebuah sekolah di Washington DC.

Emhoff sedang memberikan sambutan kepada siswa dari Carter G Woodson Academy of Black Studies di Dunbar High School ketika ancaman bom diidentifikasi sekitar pukul 14:18 pada Selasa (8/2).

Direktur komunikasi Emhoff, Katie Peters, mengkonfirmasi bahwa Second Gentlemen itu tidak terluka dalam kejadian tersebut, dan berhasil mengamankannya dari tempat kejadian.


"Dinas Rahasia AS diberitahu tentang ancaman keamanan di sebuah sekolah di mana 'Tuan Kedua' bertemu dengan siswa dan fakultas," kata Peters dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari RT, Rabu (9/2).

"Pak Emhoff aman dan sekolah telah dievakuasi. Kami berterima kasih kepada Dinas Rahasia dan Polisi DC atas pekerjaan mereka," lanjutnya.

Kedatangan suami Kamala Harris itu untuk memperingati acara Bulan Sejarah Hitam.

Rekaman yang beredar secara online menunjukkan kehadiran polisi yang signifikan terlihat di luar sekolah segera setelah evakuasi.

"Meskipun penegak hukum menggeledah gedung itu, pada pukul 3 sore waktu setempat, tidak ada bahan peledak yang ditemukan," kata juru bicara polisi Kristen Metzger kepada Washington Post.

Secret Service mengeluarkan pernyataan singkatnya sendiri, mencatat bahwa tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa ancaman itu ditujukan kepada Emhoff.

Distrik sekolah umum DC kemudian mengkonfirmasi bahwa insiden itu adalah ancaman bom, menyatakan bahwa semua siswa, staf, dan pengunjung telah dipertanggungjawabkan dan aman.

“Sore ini, Departemen Kepolisian Metropolitan (MPD) menanggapi ancaman bom di SMA Dunbar,” katanya.

“Semua siswa dan pengunjung dievakuasi dengan aman sesuai dengan protokol Sekolah Umum DC dan mengingat waktu kejadian, siswa kemudian dibubarkan untuk hari sekolah," lanjutnya.

Menjelang kunjungan Emhoff, kantornya menerbitkan rilis yang menyatakan bahwa dia akan mengunjungi Dunbar untuk memperingati bulan Sejarah Hitam dan “bertemu dengan siswa yang berpartisipasi dalam program yang membantu mereka berhubungan dengan sejarah secara pribadi.”

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya