Berita

Presiden Emmanuel Macron dan Presiden Vladimir Putin di Kremlin, Selasa 8 Februari 2022/Net

Dunia

Putin Prihatin atas Diskriminasi Penduduk Berbahasa Rusia di Ukraina

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 06:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Diskriminasi yang berlangsung lama terhadap orang-orang Rusia yang tinggal di Ukraina menjadi perhatian Presiden Vladimir Putin.

Selama konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron, Selasa (8/2), Putin menegaskan hal itu adalah bagian dari krisis hubungan dua negara.

"Ada diskriminasi terhadap penduduk berbahasa Rusia di Ukraina. Yang sangat mengkhawatirkan saya adalah bahwa diskriminasi penduduk berbahasa Rusia (di Ukraina) itu diabadikan dalam undang-undang. Pengakuan mereka sebagai penduduk asli, pada kenyataannya, di tanah air mereka, dan penggunaan bahasa ibu mereka sedang ditolak," kata Putin pada konferensi pers, seperti dikutip dari TASS.


Minoritas berbahasa Rusia di republik Baltik dan Ukraina memiliki posisi yang semakin buruk.

Ukraina memiliki undang-undang yang mewajibkan semua warga negara untuk mengakui bahasa Ukraina dan menjadikannya persyaratan wajib bagi pegawai negeri, tentara, dokter, dan guru. Undang-undang itu juga menatapkan melarang penggunaan bahasa Rusia.

Bahasa Ukraina adalah bahasa yang dominan di Ukraina barat, sementara bahasa Rusia dominan di sebagian besar wilayah timur. Kedua bahasa digunakan secara luas di ibu kota Kiev, dan sebagian besar penduduk berbicara keduanya dengan lancar.

Putin menyatakan harapan bahwa pembicaraannya dengan Macron juga akan membahas masalah keamanan di Eropa dan penyelesaian krisis Ukraina.

Hubungan yang sangat konstruktif telah terjalin antara Putin dan Macron selama pertemuan di Kremlin itu.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya