Berita

Presiden Jokowi ada di kerumunan warga Toba saat Kunker/Repro

Politik

Ada Kerumunan saat Kunker, Jokowi Pertontonkan Perilaku Buruk Tabrak Prokes

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 05:14 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tindakan Presiden Joko Widodo yang menciptakan kerumunan warga saat melakukan kunjngan kerja disayangkan banyak pihak. Sebab saat ini Indonesia masih dihadapkan situasi pandemi virus corona baru (Covid-19).

Aktivis Kemanusiaan asal Papua, Natalius Pigai mengatakan, sikap Jokowi menimbulkan kerumunan di Pasar Porsea, Toba Sumatera itu adalah bentuk mempertontonkan sebuah perilaku buruk.

Kata Pigai, apa yang dilakukan orang nomor satu di Indonesia itu bisa berdampak tidak baik bagi warga.


"Presiden hadir di tengah kerumunan warga itu mempertontonkan perilaku buruk dalam menghadapi pendemo Covid yang mengancam warga," demikian kata mantan Komisioner Komnas HAM itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (9/2).

Pigai berpendapat, salah satu transmisi terbesar dalam Covid adalah melalui kerumunan. Atas dasar itulah, ia melihat Jokowi seperti mengorkestrasikan berani melawan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

"Saya melihat Presiden cenderung orkestrasi menabrak prokes dibandingkan orkestrasi taat aturan Prokes. Bagaimana bisa dicontoh kalau pemimpin tidak bisa meneladani rakyat yang dipimpinnya," pungkas Pigai.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya