Berita

Aktivis kemanusiaan asal Papua, Natalius Pigai/Net

Politik

Buka Pintu Asing saat PPKM Level 3, Bukti Pemerintah Tidak Tegas Selamatkan Rakyat

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 03:40 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di saat pemberlakukan PPKM Level 3 di sejumlah Provinsi, Pemerintah Pusat justru memilih tetap membuka pintu masuk internasional. Padahal kasus harian nasional terus mengalami peningkatan.

Tambahan kasus harian secara nasional pada Senin (7/2) bertambah sebanyak 26.121 orang.

Merespons keputusan pemerintah itu, Aktivis kemanusiaan asal Papua Natalius Pigai mengatakan, transmisi Covid-19 ke Indonesia selama ini terjadi melalui Warga Negara Asing  (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI) yang masuk ke Indonesia baik melalui lintas udara, laut dan darat.


Kata Pigai, jika pemerintah membuka pintu bagi WNA, maka itu kebijakan yang tidak produktif dan kontradiktif.
 
"Negara lain justru melakukan lockdown atau isolasi diri agar Covid tidak transmisi ke negaranya," demikian kata Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/2).

Menurut mantan komisioner Komnas HAM itu, kebijakan membuka pintu bagi WNA bukti pemerintah tidak tegas.

Dikatakan Pigai, seharusnya pemerintah berani memilih apakah menyelamatkan rakyat atau ekonomi melalui pariwisata.

"Menunjukkan pemerintah tidak tegas dalam pilihan antara menyelamatkan rakyat atau menyelamatkan ekonomi khususnya pariwisata," tandas Pigai.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya