Berita

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran/Net

Presisi

Sebelum PPKM Level 3 Diterapkan, Ternyata Kapolda Metro Jaya Lebih Dulu Antisipasi Kerumunan

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 02:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebelum pemerintah pusat menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, ternyata Polda Metro Jaya sudah melakukan langah antisipasi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, penerapan Crowd Free Night (CFN) di sejumlah titik yang berada di Jabodetabek sudah di mulai pada akhir pekan kemarin.

"Kita sudah mendahului melakukan pengendalian terhadap kerumunan," kata Fadil seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (7/2).


Mantan Kapolda Jawa Timur ini juga mengatakan bahwa mayoritas yang berkerumun adalah anak muda.

"Setelah melihat data harian memang yang nongkrong-nongkrong ini kebanyakan anak muda dan kasus harian berdasar umur memang anak muda," kata Fadil.

Oleh karena itu, Fadil meminta kepada seluruh anggotanya untuk gencar melalukan patroli malam untuk mencegah kerumunan.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup sementara ruas Jalan Sudirman-MH Thamrin dan sejumlah kawasan, seperti Jalan Gunawarman, Senopati-SCBD, serta Kemang pada Sabtu kemarin (5/2).

Penerapan CFN juga terjadi di Jalan Asia Afrika, kawasan Jalan Merdeka, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), kawasan Kota Tua, kawasan Danau Sunter, dan kawasan BKT (Jakarta Timur) mulai dari pukul 24.00 WIB hingga 04.00 WIB.

Pemerintah pusat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di sejumlah wilayah aglomerasi di Jawa dan Bali.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya