Berita

Menteri EDSM ad interim, Bahlil Lahadalia/Net

Politik

Jabat Menteri ESDM Ad Interim, Bahlil Diingatkan Tidak Keluarkan Kebijakan Kontroversial

MINGGU, 06 FEBRUARI 2022 | 01:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, yang saat ini juga menjabat Menteri ESDM ad interim, diingatkan untuk fokus kepada tugas pokok dan fungsi Kementerian ESDM. Terutama dalam menjaga pasokan energi,

Termasuk di dalamnya adalah melakukan pengawasan di Kementerian ESDM hingga mengatur kelancaran administrasi. Memastikan roda organisasi tetap berjalan seperti biasa.

"Menjaga agar Indonesia sebagai negara yang punya sumber daya alam melimpah seperti batu bara, bisa terhindar dari ancaman krisis energi, yang sempat terjadi beberapa waktu lalu," kata anggota Komisi VII DPR RI, Yulian Gunhar, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/2).


Politikus PDI Perjuangan ini juga mengingatkan Bahlil, agar selama menjabat Menteri ESDM ad interim tidak mengeluarkan kebijakan yang dianggap strategis.

"Harapan saya terhadap Menteri ESDM ad interim agar tidak mengambil kebijakan strategis karena dia hanya sementara, dan jangan juga mengelurkan kebijakan kontroversial," tegasnya.

Lebih lanjut, Gunhar juga meminta pemerintah menjadikan momentum kali ini sebagai pelajaran. Bahwa sudah saatnya Presiden segera mengangkat wakil menteri (wamen) ESDM, mengingat banyak dan vitalnya pekerjaan yang diemban kementerian ESDM. Apalagi dalam kondisi pandemi seperti saat ini.

"ESDM mengemban pekerjaan yang sangat banyak dan vital. Selain sebagai antisipasi, karena di masa pandemi setiap orang termasuk menteri bisa terkena," demikian Yulian Gunhar.

Penunjukkan Menteri EDSM ad interim dipastikan melalui surat dari Menteri Sekretaris Negara tertanggal 3 Februari 2022, di mana Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ad interim.

Saat ini, Menteri ESDM Arifin Tasrif sedang menjalani perawatan dan isolasi mandiri karena positif Covid-19.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya