Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali/Net

Politik

Nasdem Berharap Kapolri Bisa Ungkap Mafia Karantina

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 08:12 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perintah Presiden Joko Widodo untuk mengusut permainan karantina langsung dijalankan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Polri langsung membentuk tim khusus untuk membereskan masalah karantina yang banyak dikeluhkan masyarakat, termasuk warga negara asing yang tiba di tanah air.

Harapan pun disampaikan anggota Komisi III DPR RI fraksi Nasdem, Ahmad Ali, agar polisi bisa segera mengungkap dugaan permainan karantina itu.

"Pertama apresiasi tentunya kepada Pak Presiden yang kemudian setiap permasalahan selalu direspons. Begitupun mengapresiasi kepada Pak Kapolri yang hari ini membuat polisi betul-betul menjadi polisi pelayan," kata Ahmad Ali kepada wartawan, Rabu (2/2).


"Tantangan hari ini adalah bagaimana kemudian mereka bisa membuktikan 'permainan' yang membuat orang lain merasa dirugikan," imbuhnya.

Terkait sorotan Presiden Jokowi soal dugaan permainan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri, menurut Ahmad Ali, presiden pasti telah memiliki bukti yang cukup.

"Tentunya Pak Presiden bereaksi ketika dia memiliki bukti yang cukup, sekarang, saya kembali menegaskan bahwa ini tantangan buat polisi untuk mengungkap ini," lanjutnya.

Untuk itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem ini sangat berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bisa segera menangkap oknum-oknum yang terlibat.

"Kalau Presiden sudah meradang seperti itu, artinya Pak Presiden sudah memiliki data-data yang cukup. Ini polisi tinggal mengambil saja (datanya). Saya percaya Pak Sigit sudah memperlihatkan kepada kita bagaimana ketegasan dia kalau kemudian ada. Jangankan orang lain, anak buahnya pun kemudian dia terlibat manipulatif seperti ini beliau pasti melakukan tindakan," paparnya.

"Kita mengharapkan dalam waktu yang tidak lama menjadi terungkap. Supaya kemudian manusia yang keluar masuk Indonesia lewat udara, migrasi, kemudian karantina hari ini sebagai salah satu upaya kita untuk menghambat penyebaran Omicron ini betul-betul bisa terealisasi," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya