Berita

Popularitas Partai Golkar paling tinggi dibandingkan dengan partai lain dalam survei Trust Indonesia/Ist

Politik

Di Survei Trust Indonesia, Partai Golkar Raih Popularitas Paling Tinggi Menyalip PDIP

SENIN, 31 JANUARI 2022 | 13:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Golkar menjadi partai dengan tingkat popularitas dan kedisukaan tertinggi dalam hasil survei nasional yang digelar oleh lembaga Trust Indonesia Research & Consulting.

Dalam rilis survei bertema "Indonesian Outlook 2022: Membaca Lanskap Politik Indonesia 2024", Partai Golkar meraih 93,9 persen menggungguli PDIP yang hanya meraih 92,3 persen.

“Tingkat popularitas partai politik tertinggi diraih oleh Partai Golkar 93,9 persen, disusul oleh PDIP 92,3 persen, dan partai Gerindra dengan 91,6 persen,” jelas Direktur Eksekutif Trust Indonesia Research & Consulting Azhari Ardinal di Hotel DoubleTreeb By Hilton, Jakarta, Senin (31/1).


Di sisi lain, tingkat kedisukaan tertinggi diraih oleh Demokrat dengan 66,8 persen, disusul Partai Gerindra, 65,9 persen dan Partai Golkar 61, 5 persen.

Sedangkan tingkat elektabilitas partai politik tertinggi hari ini diraih oleh PDIP 21,8 persen, disusul Partai Gerindra 17,3 persen, dan Partai Golkar 10,6 persen. Masih ada 13,3 persen yang belum menentukan pilihan atau undecided voters.

Survei Trust Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 3 sampai 12 Januari 2022 secara tatap muka.

Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1200 yang diambil secara proporsional berimbang (50:50) laki-laki dan perempuan berdasarkan basis tempat pemungutan suara (TPS) by name, by addres.

Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di 34 provinsi dan telah mempunyai hak pilih yaitu berusia 17 tahun ke atas.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya