Berita

Bupati Jember Hendy Siswanto saat meninjau TPS Di desa Baratan Kecamatan Patrang/Ist

Nusantara

Bupati Jember Yakin Pengolahan Sampah Domestik Bisa Jadi Solusi

MINGGU, 30 JANUARI 2022 | 10:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengolahan Sampah Domestik (PSD) menjadi salah satu cara Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengurai masalah sampah di wilayahnya. Di mana setiap hari ada 800 ton sampah dan sebanyak 180 ton masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA).
 
"Ini menjadi solusi untuk pengelolaan sampah domestik. Kami akan mengecek kembali prosesnya mulai dari pembuangan gas emisinya supaya aman bagi kesehatan, dan lainnya sampai benar-benar aman dari berbagai aspek," ujar Bupati Jember, Hendy Siswanto seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (30/1).

Pernyataan itu disampaikan saat Bupati Hendy meninjau pelaksanan ujicoba Pengolahan Sampah Domestik (PSD) oleh pihak ketiga di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) Desa Baratan Kecamatan Patrang Jember, Jawa Timur, Sabtu (29/1).


Dia menjelaskan, uji coba PSD ini menggunakan mesin khusus, yang setiap jamnya mampu mengurai 1 kwintal sampah organik. Per hari bisa beroperasi selama 8 jam. Dengan demikian, dalam sehari bisa mengelola 8 kwintal sampah organik.

"Setidaknya kita mulai langkah awal saat ini dan ke depannya terus ditingkatkan. Kalau ini berhasil, kita bisa tempatkan satu mesin PSD ini di setiap desa dan kelurahan," katanya.

Terakhir, Bupati Hendy berpesan untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan sampah ini. Setidaknya masing masing individu harus sadar lingkungan, disiplin dalam mengelola sampah, dimulai dari rumah kita masing-masing.

"Jangan membuang sampah sembarangan dan jangan buang sampah di sungai, selokan karena membuang sampah sembarangan itu, akan mendatangkan kerugian bagi kita" pesan Bupati Hendy.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya