Berita

Anggota Komisi XI DPR RI fraksi PDIP Eriko Sotarduga/Net

Politik

PDIP Minta Pemerintah Jokowi Selesaikan Kasus BLBI

JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 21:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi XI DPR RI Eriko Sotarduga mendesak pemerintah untuk menyelesaikan kasus dana talangan BLBI. Menurutnya, pembahasan mengenai tindaklanjut penyelesaian kasus zaman Presiden Magawati itu penting dilakukan bersama Komisi XI untuk mengetahui sejauh mana peran pemerintah untuk melakukan upaya penyelamatan uang negara yang digarong obligor atau debitur BLBI.

“Menurut saya ya kita harus membahas ini dengan sungguh-sungguh, Kenapa ? karena rakyat menantikan ini. Tidak fair juga Ibu Menteri Keuangan sudah menyampaikan ada 1 debitur yang mengaku hutangnya hanya kurang lebih 8 atau 9 triliun pada kenyataannya jauh lebih besar daripada itu,” tegas Eriko lewat keterangan tertulisnya, Jumat (28/1).

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan terdapat perbedaan data antara Kemenkeu dengan DJKN, atas dasar itu dia mencecar pemerintah untuk segera menyelesaikan kasus BLBI.


“Nah ini kenapa saya sampaikan. Ini kan baru ditandatangani Perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singapura dan nantinya akan berlanjut nanti juga di China, tidak bisa lagi sembunyi di mana-mana tidak bisa lagi, sembunyi yang namanya mengemplang ataupun yang terkait masalah hukum itu,” tegasnya.

Pembahasan secara serius dan khusus antara pemerintah dan juga parlemen perlu dilakukan, untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kasus BLBI yang selama ini mangkrak dan juga menilai respon dari pihak-pihak yang memiliki kewajiban untuk membayar kerugian negara tersebut.

"Karena ini tidak main-main ini kan kasus yang sudah sedemikian lama dan ini juga menjadi satu catatan karena sering dikaitkan terhadap hal-hal lain padahal itu tidak ada dan ini juga harus diselesaikan,” ucapnya.

Pihaknya juga mendesak Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keungan yang dihadiri langsung oleh Rionald Silaban untuk melaporkan kepada Komisi XI sejauh mana perkembangan kasus BLBI sekaligus kendala yang dialami dalam melakukan investigasi lantaran kasus tersebut sudah lama dan masyarakat menanti kelanjutan mega kasus korupsi itu.

“Apa kendalanya? Rakyat juga ingin mengetahui sejauh apa ? dan juga bagi yang bermasalah di BLBI ini juga dapat selesai jangan juga mereka gantung karena ada versi masing-masing. Kan begini yang tidak baik ini akan menjadi polemik rakyat harus tahu sebenarnya dan juga ini bisa selesai tuntas sehingga tidak dibawa lagi nanti,” demikian Eriko.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya