Berita

Evangeline Lilly/Net

Entertainment

Bintang Film "Ant-Man" Terancam Dipecat Marvel Studios karena Menentang Wajib Vaksin

JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 12:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernyataan kontroversial aktris Hollywood Evangeline Lilly soal penentangannya terhadap aturan wajib vaksin mendapat reaksi keras hingga seruan agar Marvel Studios memecatnya.

Badai kecaman datang setelah bintang filn Marvel 'Ant-Man' itu mengatakan pada Kamis (28/1) bahwa dia telah ikut berpartisipasi dalam protes akhir pekan lalu di Washington DC untuk menentang mandat vaksin pemerintah.

Pengakuan itu dibuat Lily di akun Instagramnya, di mana dia berargumen bahwa sesorang tidak boleh dipaksa untuk disuntik, karena bertentangan dengan keinginan mereka.


“Ini bukan jalannya. Ini tidak aman. Ini tidak sehat. Ini bukan cinta. Saya mengerti dunia sedang dalam ketakutan, tetapi saya tidak percaya bahwa menjawab ketakutan dengan kekuatan akan menyelesaikan masalah kita,” kata Lilly, seperti dikutip dari AFP, Jumat (28/1).

“Saya pro-pilihan sebelum Covid, dan saya masih pro-pilihan hari ini," katanya.

Menanggapi itu, para kritikus menyerukan agar Lilly dipecat dari franchise film superhero Marvel, yang dikenal sebagai Marvel Cinematic Universe (MCU).

Richard Newby, kontributor Hollywood Reporter, mengatakan Lilly dan aktris lain, Letitia Wright, akan segera dikeluarkan dari MCU.

Lilly, yang membintangi film Marvel "Ant-Man and the Wasp: Quantumania," sebelumnya menyebabkan kemarahan karena membandingkan penguncian Covid-19 dengan darurat militer pada awal 2020. Namun, dia meminta maaf saat itu.

Seorang artis Marvel yang dikenal anti-vaksin, Gina Carano dipecat tahun lalu setelah menentang penggunaan topeng masker dan menyamakan iklim intoleransi politik saat ini dengan Nazi Jerman.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya