Berita

Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Jangan karena Anak Presiden Laporan Dugaan KKN Kaesang-Gibran Menguap, Taruhannya Nama Baik Jokowi

RABU, 26 JANUARI 2022 | 09:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak boleh ada tebang pilih dalam menegakkan hukum, termasuk kepada anak Presiden sekali pun. Apabila terbukti melanggar, maka wajib diproses secara hukum.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL terkait pelaporan dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dua putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka oleh Dosen UNJ Ubedilah Badrun ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jangan sampai ada kesan karena putra Presiden justru pemerintah seolah mengabaikan laporan (Ubedillah Badrun) ini," kata Dedi Kurnia, Rabu (26/1).


Menurut dia, KPK dan lembaga hukum lain harus segera proses hukum pihak manapun jika memang indikasi KKN terbukti. Sebab, selama laporan publik terkait dugaan rasuah yang melibatkan dua putra Presiden memenuhi kaidah, itu harus dibongkar.

"KPK perlu memprioritaskan untuk mengusut tuntas sekaligus terbuka," tegasnya.

"Karena bagaimanapun isu ini terkait nama baik presiden, benar atau salah dugaan itu akan lebih baik jika cepat diketahui publik. Harus hindari tafsir publik yang semakin tidak terarah," tutup Dedi Kurnia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya