Berita

Kepala BNPT, Boy Rafli Amar/Net

Politik

Lakukan Monitoring Dunia Maya, BNPT: Setidaknya 600 Akun Berpotensi Mengandung Radikalisme

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 15:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Upaya monitoring yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mencatat setidaknya ada 600 situs dan akun di dunia maya yang berpotensi mengandung paham radikal.

Hal itu disampaikan Kepala BNPT, Boy Rafli Amar, dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (25/1).

Upaya monitoring ini dilakukan internal BNPT dan bekerjasama dengan stakeholder lain dan termasuk Kominfo.


"Kami mencatat setidaknya ada 600 akun berpotensi radikal. Dengan rincian konten propaganda 650, di mana 409 konten bersifat umum dan merupakan konten informasi serangan, 147 konten anti-NKRI, 85 konten anti-Pancasila, 7 konten intoleran,” papar Boy.

Kemudian terdapat dua konten yang berkaitan dengan paham takfiri. Selain itu ada juga konten pendanaan sebanyak 40 konten. Karena upaya pendanaan terorisme di dunia maya dengan menggunakan platform yang ada cukup dominan akhir-akhir ini.

"Yaitu 40 konten berkaitan dengan pelatihan itu ada 13 konten. Seluruhnya kami kerjasamakan dengan berbagai stakeholder yang ada, baik Kepolisian, BIN, TNI, dan juga Kominfo,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya