Berita

Perwakilan khusus AS, Thomas West/Net

Dunia

Di Oslo, AS-Taliban Bahas Pemerintahan Inklusif untuk Afghanistan

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 15:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban dan Amerika Serikat (AS) akan membahas pembentukan pemerintahan yang inklusif di Afghanistan, dengan mencakup semua faksi di negara tersebut.

Menurut Departemen Luar Negeri AS, pertemuan antara 15 delegasi Taliban dan perwakilan khusus AS, Thomas West, akan dilakukan pada Senin (24/1).

Itu dilakukan sehari setelah Taliban melakukan pertemuan dengan anggota masyarakat sipil Afghanistan.


"Membentuk pemerintahan inklusif di mana semua orang memiliki suara akan mendominasi agenda Thomas West dengan Taliban," kata departemen dalam pernyataannya yang dikutip Khaama Press.

Selain itu, agenda seputar kontraterorisme dan masalah keamanan juga akan menjadi topik dalam pertemuan tersebut.

Seorang pejabat departemen juga menyebut, penanganan krisis kemanusiaan dan ekonomi, termasuk hak asasi manusia, serta hak pendidikan anak perempuan di Afghanistan juga akan turut dibahas oleh perwakilan AS.

Delegasi Taliban melakukan kunjungan selama tiga hari ke Oslo, Norwegia untuk bertemu dengan berbagai pihak. Taliban optimis pertemuan tersebut akan mengubah "situasi perang menjadi damai".

Meski begitu, pemerintah Norwegia menekankan, pertemuan tersebut bukan berarti memberikan legitimasi kepada Taliban, dan hanya fokus pada penanganan krisis kemanusiaan di Afghanistan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya