Berita

Koordinator PPKM Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Panjaitan/Net

Politik

Luhut Akui Kasus Omicron di Indonesia Meningkat, Mayoritas Transmisi Lokal

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 12:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kasus harian penyebaran pandemi Covid-19 Omicron meningkat di Tanah Air. Apalagi, ada dua kasus meninggal dunia akibat varian Covid-19 baru tersebut.

Hal tersebut tidak dibantah oleh Koordinator PPKM Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Panjaitan. Pihaknya mengakui dalam sepekan terakhir ini, kasus harian akibat Omicron mengalami peningkatan.

“Berdasarkan data yang kami himpun, kasus di Jawa-Bali mendominasi kasus harian yang naik. Kenaikan di Jawa Bali kami identifikasi masih bersumber dari peningkatan pada wilayah aglomerasi Jabodetabek,” kata Luhut dalam siaran persnya secara virtual, Senin (24/1).


Selain itu, kata Luhut, kasus yang disebabkan oleh pelaku perjalanan luar negeri sudah berada di bawah 10 persen dari total kasus nasional.

“Dari sini dapat disimpulkan bahwa transmisi lokal yang terjadi di Indonesia sudah lebih mendominasi dibanding waktu sebelumnya,” imbuhnya.

Guna mewaspadai tren positivity rate yang terus meningkat, pemerintah memasifkan swab PCR dan antigen kepada warga. Meski untuk positivity rate masih di bawah standar WHO 5 persen, namun positivity rate PCR sebanyak 9 persen.

“Dengan berbagai perkembangan tersebut, kami mengimbau masyarakat lebih waspada. Protokol kesehatan jangan ditinggalkan, selalu kenakan masker, kurangi aktivitas keluar rumah yang tidak perlu, dan selalu gunakan PeduliLindungi ketika beraktivitas di tempat umum,” tegasnya.

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi tersebut mengatakan, pihaknya selalu membuat kebijakan berdasarkan data dan pendapat para ahli.

“Kami mendiskusikan ini secara detil dengan para pakar kita dan pendapat mereka baik dari berbagai universitas, UI, UGM, Unair dan proses inilah kami membuat keputusan, jadi kumpulan data-data dan kita bikin bagus,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya