Berita

Amerika Serikat larang warganya bepergian ke Rusia/Net

Dunia

Situasi Makin Tegang, AS Larang Warganya ke Rusia

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 10:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan travel warning atau peringatan perjalanan Level 4 kepada warganya untuk tidak bepergian ke Rusia.

Lewat peringatan pada Minggu (23/1), Departemen Luar Negeri AS mengatakan, larangan perjalanan dikeluarkan karena ketegangan yang sedang berlangsung di sepanjang perbatasan Ukraina dan Rusia.

"Jangan bepergian ke Rusia karena ketegangan yang sedang berlangsung di sepanjang perbatasan dengan Ukraina, potensi pelecehan terhadap warga AS, kemampuan terbatas kedutaan untuk membantu warga AS di Rusia, pembatasan masuk terkait Covid-19, terorisme, pelecehan oleh pejabat keamanan pemerintah Rusia, dan penegakan hukum setempat yang sewenang-wenang,” bunyi peringatan itu, seperti dikutip 7NN.


Departemen mengatakan, peningkatan kehadiran militer dan latihan militer yang dilakukan Rusia di sepanjang perbatasannya dengan Ukraina membuat situasi tidak dapat diprediksi.

Dengan meningkatnya ketegangan tersebut, warga AS sangat disarankan untuk tidak melakukan perjalanan darat dari Rusia ke Ukraina melalui wilayah perbatasan.

Selain itu, departemen mengatakan ada potensi pelecehan di seluruh Rusia terhadap orang asing. Sementara layanan Kedutaan Besar AS di Moskow juga terbatas karena aturan pemerintah Rusia, termasuk penangguhan layanan konsuler di Konsular AS.

Peringatan tersebut muncul tidak lama setelah departemen memerintahkan keluarga semua personel Amerika di Kedubes AS di Ukraina meninggalkan negara tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya