Berita

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Sekjen PDIP Ingin G20 Tidak Hanya Bahas Ekonomi, Tapi Juga Soal Lingkungan Hidup

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 00:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PDI Perjuangan (PDIP) pastikan akan terus mendukung Presiden Joko Widodo menampilkan komitmen Indonesia dalam transisi energi menuju ekonomi hijau kepada dunia dalam momentum menjadi Presidensi G20.

Kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Indonesia perlu menjadi garda terdepan mengajak negara-negara maju dalam forum G20 untuk tidak hanya memikirkan ekonomi, tetapi harus seimbang dengan kelestarian lingkungan. 

"Karena dengan kepercayaan kepada Indonesia untuk Presidensi G20 tersebut, kami harus mendorong seluruh anak bangsa, terlebih bagi PDI Perjuangan sebagai partai politik untuk menyuarakan kepentingan nasional kita," kata Hasto kepada wartawan, Minggu (23/1).


Hasto menyadari ada tiga isu utama yang akan dibawa Presiden Jokowi pada forum G20.  Pertama mengenai arsitektur kesehatan global, kedua soal transformasi ekonomi digital, dan ketiga terkait transisi energi menuju ekonomi hijau. 

Dia menyepakati gagasan Presiden Jokowi yang ingin mengajak 20 negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu untuk melakukan agenda pembangunan yang lebih berkeadilan, mengedepankan kesetaraan, dan gotong royong khususnya mengatasi pandemi. 

"Namun, juga harus menaruh perhatian menjaga lingkungan hidup, di mana perhutanan daerah pantai dengan mangrove juga menjadi konsentrasi," jelas Hasto. 

Hasto juga menyatakan komitmen penghijauan dengan menanam pohon tersebut tersebut sekaligus mengisi HUT PDIP dan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. 

Sekretaris Jenderal PDIP dua periode ini juga menyatakan merawat pertiwi sesungguhnya merupakan kultur bangsa. PDIP pun mengajak masyarakat untuk merawat lingkungan, membangun sikap peduli kelestarian alam, dan menjaga kebersihan. 

"Rakyat juga memerlukan lingkungan yang hijau, yang bersih, yang menghasilkan oksigen bagi kehidupan, dengan menanam Itu akan menjadi bagian dalam menjaga keseimbangan alam raya," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya