Berita

Karo Perekonomian Setda Sumsel, Afrian Joni/RMOLSumsel

Politik

Pemprov Sumsel Bakal Kurangi Belanja Mobil Dinas, Ini Alasannya

MINGGU, 23 JANUARI 2022 | 03:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel berencana mengurangi belanja daerah untuk pembelian mobil dinas (Mobdin). Hal ini terungkap dalam Pengukuhan Ketua dan Anggota Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Daerah (Asperda) Sumsel, di Rid's Hotel Palembang, Sabtu (22/1).

Karo Perekonomian Setda Sumsel, Afrian Joni mengatakan, rental mobil di Sumsel dalam aktivitas ekonomi telah mice dan menjadikan laju investasi daerah terbantu.

"Ada empat sektor yang memperkuat laju pertumbuhan ekonomi daerah, pertama pertambangan dalam arti luas, kedua perkebunan, ketiga pertanian, keempat perdagangan dan pariwisata. Nah, rental mobil sendiri masuk di posisi keempat," katanya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Sabtu (22/1).


Melihat hal ini, maka Asperda dapat memanfaatkan peluang tersebut bagi anggotanya. Seperti melakukan kerjasama dengan berbagai instansi pemerintahan, BUMD dan perusahaan swasta lainnya dalam hal sewa kendaraan.

Menurutnya, anggaran daerah melalui kuota kredit usaha bagi UMKM juga harusnya dapat menjadi kesempatan dalam pengembangan usaha rental mobil ini

"Di tahun 2021 ada sebanyak Rp7 triliun platform kredit yang diberikan kepada UMKM dan semuanya terealisasi. ini menjadi potensi bagi pengusaha Asperda," lanjutnya.

Dia menambahkan, saat ini Pemprov Sumsel berencana untuk mengurangi belanja daerah untuk mobil dinas. Karena itu, ke depan memungkinkan akan ada kerjasama Pemprov Sumsel dengan Asperda untuk merealisasikan hal ini. Rencana ini nantinya akan dibawa ke dalam rapat TPAD.

"Kita harus mengurangi belanja mobil dinas, kenapa kita tidak keluarkan biaya sewa. Perusahaan swasta sudah melakukan hal itu, dan untuk mengurangi biaya perawatan sebagai aset tetap. Bila ini dilakukan akan meringankan beban," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Asperda Sumsel, Feri Adrian Wardana, menyambut baik saran yang disampaikan oleh Karo Perekonomian Sumsel tersebut, mengingat usia organisasi yang dia nahkodai masih terhitung hari.

"Karena ini baru terbentuk di Sumsel, artinya kami berterima kasih atas masukan dari pemerintah provinsi dalam mengarahkan kolaborasi dengan pemerintah," ucapnya.

Artinya, perlu kerjasama yang baik antaranggota dalam mewujudkan hal tersebut. Tidak hanya menambah omzet pribadi dan organisasi tapi juga memanfaatkan sektor usaha, pariwisata, dan transportasi di Sumsel.

"Ada sebanyak 13 anggota yang telah tergabung di Asperda dan memiliki badan hukum masing-masing, semoga akan dengan mudah menjalankan bisnis ini," sambungnya.

Saat ini sudah ada sebanyak 23 DPD Asperda se-Indonesia, dan Sumsel menjadi DPD pertama kali di Sumatera.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya