Berita

Para Fatayat NU saat bersama Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza/Ist

Politik

Disambangi Ketua Komisi VI DPR RI, Fatayat NU Kabupaten Pasuruan Keluhkan Harga Minyak Goreng

MINGGU, 23 JANUARI 2022 | 03:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Fatayat NU Kabupaten Pasuruan mengeluhkan kebijakan minyak goreng kemasan satu harga, Rp 14 ribu per liter oleh pemerintah yang belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat di pedesaan.

Keluhan itu disampaikan langsung Pengurus Fatayat NU Kabupaten Pasuruan saat disambangi Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza.

Dari pengakuan sejumlah ibu rumah tangga di Kabupaten Pasuruan, minyak goreng murah masih hanya ditemukan di toko modern, baik swalayan atau mini market.


"Sedangkan di desa sulit ditemukan. Karena akses terlalu jauh dari toko modern," kata salah satu anggota Fatayat NU, seperti dikutip Kantor Berita RMOL Jatim, Sabtu (22/01).

Menurutnya, berita soal minyak goreng murah sudah sampai di telinga masyarakat desa. Ini menjadi angin segar bagi mereka.

"Memang bagus ada penetapan harga dari pemerintah dan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," paparnya.

Apalagi, minyak goreng menjadi kebutuhan pokok yang harus selalu ada di dapur.

"Ya itu pak, sekarang kok lain lagi harganya," tegasnya.

Menyikapi hal itu, Faisol Riza mengatakan, kalau saat ini harga memang masih belum stabil.

"Karena dua tahun ini kita dilanda Pandemi. Makanya, ekonomi kita saat ini sedang terpuruknya," tegas dia.

Lebih lanjut masih kata wakil rakyat dari daerah pemilihan Probolinggo - Pasuruan ini, dia berharap ekonomi di Indonesia segera stabil lagi.

"Mudah-mudahan ekonomi kita segera stabil lagi untuk kedepannya," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya