Berita

Anggota Fraksi PKS Suryadi Jaya Purnama/Net

Politik

Yang Diperlukan Itu Bukan Pindah Istana, Tapi Kehadiran Pertumbuhan di Daerah

JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 19:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Identifikasi masalah yang diwacanakan pemerintah terkait pemindahan ibukota dari DKI Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dinilai salah kaprah.

Ini lantaran pemerintah menyebut bahwa ketimpangan infrastruktur ekonomi di Jawa dan luar Jawa sebagai alasan pemindahan tersebut.

Padahal, kata anggota Fraksi PKS Suryadi Jaya Purnama, yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan itu bukan memindahkan istana.


“Harusnya yang dipindah itu bukan ibukota, bukan istananya. Tapi menghadirkan infrastruktur yang layak, infrastruktur yang memadai, ekonomi yang tumbuh,” tegasnya dalam acara diskusi virtual Indonesia Parliamentary Center, bertema “UU IKN Untuk Siapa?” yang digelar pada Jumat (21/1).

Menurutnya, dengan membangun kesetaraan pembangunan di luar Jawa, maka yang akan mendapat manfaat adalah seluruh wilayah Indonesia. Sementara jika hanya memindah ibukota, maka yang mendapat manfaat hanya satu dareah saja.

“Jadi yang ada hanya satu daerah saja yang mendapatkan manfaat. Seharusnya yang kita pindah dari Jakarta itu adalah pusat pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya