Berita

Anak-anak dalam pasukan militer Front Polisario/Net

Dunia

Front Polisario Rekrut Tentara Anak, Diselundupkan ke Luar Negeri untuk Indoktrinasi

RABU, 19 JANUARI 2022 | 19:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Front Polisario terbukti kembali melanggar konvensi internasional dengan secara terang-terangan merekrut tentara anak.

Fenomena tersebut masuk ke dalam laporan kunjungan utusan khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Steffan de Mistura ke Kamp Tindouf. Ia juga didampingi oleh delegasi PBB.

Kunjungan tersebut mengidentifikasi adanya keterlibatan Front Polisario dalam perekrutan anak-anak ke dalam militer.


Hal serupa juga mendapatkan perhatian khusus sebuah organisasi non-pemerintah asal Prancis, International Alliance for Rights and Freedoms (AIDL) dalam pernyataannya pada 4 Januari tahun lalu.

AIDL secara tegas mengutuk keras perekrutan dan eksploitasi anak-anak dalam konflik dan perang, yang dinilai sebagai kejahatan internasional dan membutuhkan penuntutan terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Dari keterangan yang diterima redaksi pada Rabu (19/1), disebutkan anak-anak Sahrawi dipaksa pindah ke Kuba untuk diindoktrinasi secara ideologis. Mereka melakukan pelatihan militer, sembari Front Polisario memutus kontak anak-anak tersebut dengan keluarga mereka.

Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap Protokol Anti-Penyelundupan Migran melalui Darat, Laut, dan Udara di Konvensi PBB terkait Kejahatan Transnasional Terorganisir.

Untuk itu, para pemimpin Front Polisario memiliki tanggung jawab perdata dan pidana.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya