Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Masuk ke Malaysia Secara Ilegal, Enam WNI Ditangkap di Perairan Tanjung Piai

RABU, 19 JANUARI 2022 | 16:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Enam imigran warga negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh otoritas Malaysia lantaran berusaha masuk ke negeri jiran secara ilegal.

Direktur Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) Johor, Laksamana Pertama Nurul Hizam Zakaria mengatakan, mereka ditangkap di perairan Tanjung Piai, dekat Pontian pada Selasa (18/1) pada pukul 10.45 malam waktu setempat.

Nurul Hizam mengatakan, kapal patroli MMEA mendeteksi dua kapal yang tampak mencurigakan di kawasan Tanjung Piai, sebelum salah satunya berbalik dan melesat menuju perairan Indonesia.


"Kami berhasil mengamankan sebuah kapal kayu berisi tiga orang imigran gelap Indonesia laki-laki dan tiga perempuan berusia antara 23-36 tahun,” kata Nurul Hizam, seperti dikutip The Star pada Rabu (19/1).

Dijelaskan, kelompok imigran tersebut melakukan perjalanan mengunakan perahu kayu dari Tanjung Balai, Karimun sekitar pukul 19.30 waktu setempat, dengan tujuan ke Johor.

Perahu kayu itu didampingi speedboat yang dikemudikan oleh seorang tekong atau nahkoda dalam perjalanan ke perairan Johor.

Nurul Hizam menyebut, tekong tersebut memutuskan untuk kembali ke perairan Indonesia setelah menyadari adanya keberadaan kapal patroli MMEA.

Setelah ditangkap, kapal berisi imigran dibawa ke dermaga Sungai Pulai. Sementara enam tahanan dibawa ke markas MMEA Johor untuk penyelidikan.

Mereka ditahan di bawah UU Imigrasi 1959/1963 karena memasuki negara secara ilegal.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya