Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Presiden Jokowi: Kita Sedang Alami Kenaikan Omicron, Hati-hati Tapi Tak Perlu Beraksi Berlebihan

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 17:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lonjakan kasus Covid-19 mulai kembali terjadi di tanah air, khususnya varian Omicron. Atas alasan itu, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat Indoensia untuk tetap waspada.

"Kita sedang mengalami tren kenaikan kasus Covid-19 karena varian Omicron. Kita semua waspada, berhati-hati, tapi tak perlu bereaksi berlebihan," ujarnya lewat akun media sosial pribadi, Selasa (18/1).

Jokowi mengurai, dalam berbagai studi menyebutkan bahwa varian omicron memang lebih mudah menular. Hanya saja gejalanya lebih ringan dari varian sebelumnya.


"Tapi sekali lagi, tetap waspada," tegasnya.
 
Jokowi meminta masyarakat untuk mengurangi kegiatan di pusat keramaian, jika tidak ada keperluan mendesak. Mereka yang bisa bekerja dari rumah, dianjurkan untuk bisa bekerja dari rumah.

"Jangan dulu bepergian ke luar negeri, jika tidak ada urusan penting," ujarnya.

"Saya tak bosan mengingatkan, selalu gunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan," sambung Jokowi.

Presiden Jokowi juga meminta masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin. Sementara yang sudah vaksin pertama segera divaksin  kedua.

"Yang sudah dua kali vaksin, segera cari vaksin ketiga. Semuanya gratis," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya