Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir/Net

Politik

Bosan Lihat Daftar Orang Terkaya di Indonesia Itu-itu Saja, Erick Thohir Terus Dorong Lahirnya Pengusaha Baru Bidang Teknologi

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 04:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Daftar orang-orang terkaya di Indonesia bisa dibilang hanya didominasi nama-nama tertentu saja. Bahkan, daftar tersebut cenderung tak pernah berubah.

Karena itulah Menteri Negara BUMN, Erick Thohir menilai, harus ada upaya untuk mendorong kemunculan orang kaya baru di Indonesia.

Salah satu yang dilakukan Erick adalah mendorong terciptanya peluang usaha khususnya di sektor teknologi yang saat ini terus berkembang pesat.


“Kami dari BUMN coba mendorong terciptanya pengusaha-pengusaha baru di teknologi. Coba kalau kita lihat daftar orang kaya di Indonesia, bosan, yang kaya itu-itu saja," ucap Erick saat live Indonesia Digital Tribe melalui Instagram, Senin (17/1).

"Kalau kita lihat di luar negeri coba, (sekarang) ada yang namanya Elon Musk. Dulu enggak ada namanya Elon Musk. Bill Gates ada, tapi ada Elon Musk sekarang,” imbuhnya.

Erick memang tidak menyebut secara rinci siapa daftar orang kaya yang dimaksudnya. Ia hanya memastikan bakal berusaha menciptakan pengusaha baru untuk mengubah komposisi sosok dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

Salah satu langkah yang dilakukan Erick adalah berkolaborasi dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim dan founder Narasi, Najwa Shihab, lewat Indonesia Digital Tribe. Mereka akan bergerak bersama menjadi mentor di Indonesia Digital Tribe.

“Nah artinya apa? Ada orang-orang kaya baru yang nanti kita ciptakan dengan dukungan pembiayaan dari BUMN atau investasi, jadi bisa pinjaman atau investasi. Tapi Mbak Nana meng-create komunitasnya yang memang ahlinya,” lanjut Erick.

“Nah Mas Nadiem menyiapkan sumber dari tenaga kerja yang siap pakai itu, baik di SMK atau di universitas, nah ini yang kita dorong,” tegasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya