Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyapa Karsinah/Ist

Nusantara

Entaskan Kemiskinan di Jateng, Ganjar Pranowo Rehabilitasi Rumah Pasien Stroke

RABU, 12 JANUARI 2022 | 22:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serius laksanakan sejumlah langkah konkret dalam mengentaskan permasalahan tingkat kemiskinan yang cukup ekstrem di sejumlah wilayah.

Salah satu langkah konkret itu adalah kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ke empat rumah warga penerima rumah sehat layak huni (RSLH) dan listrik murah di Kabupaten Banyumas dalam rangka mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Dari empat rumah yang menerima bantuan, terdapat dua anggota keluarga yang menderita stroke. Salah satunya, Karsinah (80) yang tinggal di Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng, yang harus mengurus sang anak yang berbaring di tempat tidur.


Kemudian, kediaman kedua yang didatangi Ganjar adalah milik Caslani (58), Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok. Caslani sehari-hari juga menemani sang istri yang mengalami stroke.

"Kita memastikan hari ini mengecek RSLH dan listrik murah di Banyumas, memang dalam catatan kita betul-betul masuk kategori (kemiskinan) ekstrem. Dilalah (kebetulan) itu ya ternyata di dua rumah ini keluarganya ada yang stroke," kata Ganjar dalam keterangannya, Rabu (12/1).

"Ini langsung mau kirim besok, untuk membantu kesehatan mereka kita kirim dokter, ada juga kursi roda dari pak bupati langsung," bebernya.

Politisi PDI Perjuangan ini, juga mengajak para pimpinan daerah, BUMN, BUMD maupun masyarakat berperan aktif menangani kemiskinan ekstrem di wilayah masing-masing dengan cara bergotong royong. 

"Di tahun ini kita genjot program pengentasan kemiskinan ekstrem, nah pola kerjasama dengan keterlibatan BUMN, BUMD, Swasta, Baznas dan warga sekitar yang bergotong royong," ucapnya.

Selain RSLH, sejumlah program mulai dari pembangunan rumah layak huni hingga bantuan program listrik murah terus digencarkan.

Tercatat, ada lima kabupaten di Jateng yang masuk prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem yakni Kabupaten Banyumas, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Kebumen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya