Berita

Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Kritikan Terbuka Megawati Penegasan Presiden Jokowi adalah Petugas PDIP

RABU, 12 JANUARI 2022 | 05:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kritikan terbuka Megawati pada kepemimpinan Presiden Joko Widodo merupakan bentuk penegasan bahwa orang nomor satu di Indonesia adalah petugas partai PDIP.

Pandangan ini disampaikan Direktur Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rif'an saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu pagi (12/1).

Menurut Ali Rif'an, selama ini hubungan Megawati dan Jokowi masuk kategori biasa saja. Kadang mesra, namun terkadang kurang mesra.


"Megawati ingin menegaskan meski Jokowi Presiden ia adalah petugas partai PDIP. Artinya apa yang dilakukan Jokowi harus sesuai dengan platform dan fatsun partai," demikian kata Ali Rif'an.

Mantan Manajer Riset Poltracking Indonesia ini melihat, mungkin saja Megawati menilai ada beberapa kebijakan penting Jokowi yang kurang merepresentasikan fatsun perjuangan PDIP.

Sebab, sebagai seorang "Ibu" yang menjadi pemimpin tertinggi PDIP, Megawati ingin menegur Jokowi yang merupakan "anak"nya dalam hal ini berstatus petugas partai.

Kata Ali Rif'an seorang ibu, memiliki berbagai cara dalam mengingatkan anaknya. Baik dengan cara dibiarkan, diingatkan secara tertutup dan bisa jadi diingatkan secara terbuka.

"Megawati ingin memberikan kritik secara terbuka yang dipilih adalah kritikan terhadap anaknya (Jokowi) sendiri," pungkas Ali Rif'an.

Dalam podato politiknya di HUT ke 49 PDIP, Megawati mengkritik pemerintahan Jokowi yang belum mampu mengatasi tidak stabilnya harga sembako.

Megawati juga mengaku geram karena pada saat Indonesia dihantam pandemi, masih bergantung pada impor alat kesehatan (Alkes).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya