Berita

Mantan Ketum PB HMI periode 2006-2008 Jailani/Net

Politik

Tak Ada yang Salah Menteri Bahlil Hanya Menyuarakan Harapan Pengusaha

SELASA, 11 JANUARI 2022 | 22:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Publik menyoroti pernyataan Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia soal klaim kalangan usaha setuju penambahan masa jabatan Presiden.

Terkait hal itu, mantan Ketua PB HMI periode 2006-2008 Jailani, menilai pernyataan Bahlil sesungguhnya tidak politis dan bombastis, tapi sekedar menyampaikan aspirasi pengusaha.

"Justru malah yang terlihat reaktif dan tendensius dalam menanggapi komentar ini adalah beberapa pengurus partai politik yang begitu reaktif dan tidak secara utuh melihat substansi pernyataan Bahlil," kata pria yang karab disapa Jay ini dalam keterangan tertulis, Selasa (11/1).


Jay mengajak untuk mencermati dan mengkomentari sebuah isu sesuai konteks dan sudut pandang isu itu bergulir. Menurut Jay isu ini bergulir dari dunia usaha dengan sederet argumentasi versi pengusaha.

"Politisi harusnya jangan lebay, semestinya yakinkan pengusaha bahwa politisi menjamin stabilitas politik dan dunia usaha tetap kondusif meskipun baru bangkit dari wabah kini pengusaha dihadapkan dengan perhelatan politik besar lagi di 2024," tegasnya.

“Perhatikan komentar Sekjen PDIP Hasto, yang begitu egaliter dan elegan, tidak reaktif dan menyerang, bahkan cenderung menenangkan pengusaha. Tidak seperti beberapa komentar politisi yang cenderung politis, liar, tidak pada konteks,  malah ada komentar yang cenderung menyerang bahlil sebagai pribadi,” sesal Jay.

Jay mengulas, kalau dilihat secara utuh, Bahlil mengomentari fenomena survei terkait perpanjangan masa jabatan presiden hingga 2027 yang kemudian mengungkapkan hasil diskusinya dengan para pengusaha terkait perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi.

"Seharusnya para politisi dan semau orang yang tidak nyaman dengan komentar Bahlil yang menyampaikan keinginan pengusaha, konfirmasi saja kepada kalangan dunia usaha, jangan menyerang orang yang menyampaikan aspirasi," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya