Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Habiburrokhman/Net

Politik

Ferdinand Hutahaean Jadi Tersangka, Habiburokhman: Mulutmu, Twittermu, Harimaumu

SELASA, 11 JANUARI 2022 | 13:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penetapan tersangka yang dilakukan Bareskrim Polri terhadap Ferdinand Hutahaean diapresiasi banyak pihak. Ferdinand ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama yang dipicu pernyataan bernada SARA di media sosial.

Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan, kasus yang menimpa Ferdinand harus dijadikan pembelajaran bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk bijak dalam bermedia sosial.

"Itu dia, mulutmu twittermu harimaumu," ucap Habiburokhman di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (11/1).


Menurutnya, apa yang disampaikan Ferdinand Hutahaean secara spontan di media sosial telah menyinggung perasaan orang lain.

"Apa yang kita ingin sampaikan kadang-kadang enggak bisa kita tuliskan dengan benar, ini kan spontan," katanya.

Dia menambahkan, persepsi masyarakat yang liar terhadap pernyataan Ferdinand perlu dijadikan contoh agar masyarakat berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu di media sosial.

Karena sesuatu yang sudah tertulis, lanjut Habiburokhman, belum tentu dimaknai sama oleh banyak orang yang membacanya.

"Apalagi jadi pemberitaan, bisa lari kemana-mana jadi. Benar-benar hati-hati dan bijak dalam bermedsos," tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya