Berita

Vaksinasi Binda DKI Jakarta bersama Kementerian Hukum dan HAM/Ist

Nusantara

Kolaborasi Bersama Kemenkumham, BIN DKI Jakarta Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 18:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Kementerian Hukum dan HAM menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Kegiatan vaksinasi yang melibatkan 35 tenaga medis ini, digelar di Gedung Pengayoman Kemenkumham, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/1).

"Binda DKI Jakarta melaksanakan vaksinasi bekerja sama dengan Kemenkumham. Kami membawa 35 tenaga medis, terdiri dari dokter dan para analis," ujar Korwil Binda DKI Jakarta Budi Santoso.


Budi menjelaskan, vaksinasi menyasar 150 anak yang terdiri dari anak-anak para pegawai Kemenkumham. Namun, jika ada pihak luar yang ingin anaknya divaksin juga dipersilahkan.

Lanjutnya, sebelum divaksin anak-anak wajib antigen di laboratorium mobil yang telah disediakan. Jika hasilnya negatif maka bisa disuntik.

Jika positif, akan dilanjutkan dengan tes PCR dan jika berlanjut akan dibawa ke rumah sakit rujukan.

"Jadi alurnya begitu. (Antigen dan PCR) kami sediakan satu unit mobil laboratorium dengan safety level dua terstandarisasi secara internasional. Untuk vaksinnya Sinovac sesuai dengan peraturan dari Menteri Kesehatan," terangnya.

Sementara itu, Komjen Pol Andap Budhi Revianto selaku Sekjen Kemenkumham, memberikan apresiasi khususnya kepada Binda DKI Jakarta atas terselenggaranya vaksinasi. Sekaligus menjadi kegiatan peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-72.

"Terima kasih BIN, atas nama Kemenkumham untuk kegiatan hari ini. Kita bersinergi dengan Badan Intelijen Negara. Kami minta doa restu, semoga kita semua khususnya Imigrasi dan Kemenkumham makin sehat dan produktif," kata Andap.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya