Berita

Menteri BUMN Erick Thohir saat bertandang ke Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Kamis (6/1)/Net

Politik

Erick Thohir Ingin Santri NU Melek Enterpreneur Momentum PBNU Tingkatkan Ekonomi Umat

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 05:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa santri Nahdlatul Ulama (NU) sudah waktunya berdaulat secara ekonomi. Pernyataan itu disampaikan Erick saat sowan ke Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf Kamis kemarin (6/1).

Harapan Erick Thohir agar santri lebih melek enterpreneur diapresiasi oleh tokoh muda NU, Ubaidillah Amin Moch.

Menurut Ubaid, apa yang diutarakan oleh Erick Thohir merupakan momentum bagi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk meningkatkan fokus orientasinya dalam bidang ekonomi keumatan.


Apalagi, kata pengasuh Ponpes Kaliwining, Jember ini, Erick Thohir adalah sosok pioner dalam penegakan ekonomi negara.

"Kami yakin Bapak Erick Thohir memberi arahan di atas tidak hanya sebatas kata-kata saja, tapi direalisasikan dengan berbagai macam strategi dan fasilitas yang sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh warga Nahdlatul Ulama," demikian kata Ubaid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin pagi (10/1).

Selain itu, pemusatan fokus orientasi dalam bidang ekonomi juga selaras dengan visi Gus Yahya yang sejak awal berkomitmen bahwa PBNU akan ‘istirahat’ dalam konstelasi politik nasional.

Pria yang juga Ketua PP Laziznu ini melihat, Gus Yahya tidak ingin PBNU menjadi tangga menuju perebutan kursi Presiden (RI1) ataupun Wapres (RI2). Termasuk, mantan Jubir Presiden Gus Dur ini tidak mau PBNU menjadi alat politik bagi partai manapun.

Gus Ubaid mengapresiasi keinginan Gus Yahya. Sebab dalam sejarah kepengurusan NU, hanya di masa Gus Dur PBNU lantang bersuara berkomitmen steril dari keikutsertaan konstelasi politik praktis.

"Sudah sepantasnya komitmen Gus Yahya ini kita dukung secara penuh agar bisa mengembalikan cita-cita Nahdlatul Ulama’ sesuai dengan khittahnya," pungkas Gus Ubaid.

Dalam rangka membahas pembangunan ruang tambahan gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Menteri BUMN Erick Thohir menemui Ketua umum terpilih Yahya Cholil Staquf, Kamis (6/1).

Pembahasan pembangunan ruang kantor PBNU ini adalah tindaklanjut kerja sama dengan Ketua Umum PBNU sebelumnya, Said Aqil Siroj.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya