Berita

Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla/Ist

Politik

Benny K Harman: Jusuf Kalla Harus Jadi Panglima Perang Semesta Melawan Buzzer

MINGGU, 09 JANUARI 2022 | 13:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Video lama berisi pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) terkait pendengung atau buzzer kini kembali ramai dibahas warganet.

Video JK pada tahun 2021 ini kembali beredar berbarengan dengan ramainya kasus Ferdinand Hutahaean yang diduga menistakan agama. Dalam videonya, JK menyebut pendengung adalah sumber kekacauan.

"Yang banyak menghasut itu buzzer-buzzer itu, lebih banyak dosanya yang memfitnah dibandingkan dengan ulama kan mengisi jiwa. Kalau buzzer-buzzer itu kan memaki-maki, memfitnah-fitnah luar biasa, jadi tolonglah siapa yang bisa memperbaiki itu," kata Jusuf Kalla.


Pernyataan JK ini pun diamini politisi Partai Demokrat, Benny Kabur Harman.

"Buzzer yang menjadi sumber segala kekacauan dan menghasut itu adalah pasukan kreasi penguasa untuk pertahankan dan menumpuk kekuasaan, apakah itu kekuasaan ekonomi atau pun kekuasaan politik," kata Benny Harman dikutip dari akun Twitternya, Minggu (9/1).

Berkenaan dengan pernyataan tegas JK, anggota Komisi III DPR RI ini pun mendorong Jusuf Kalla menjadi tokoh terdepan dalam memerangi buzzer.

"Yang Terhormat Bapak Jusuf Kalla harus jadi panglima perang semesta melawan buzzer. #RakyatMonitor," tutupnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya