Berita

Menteri Kesehatan Enrique Paris/Net

Dunia

Chili Jadi Negara Amerika Latin Pertama yang Setujui Pemberian Dosis Keempat Vaksin Covid-19

SABTU, 08 JANUARI 2022 | 06:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mulai pekan depan, sebagian warga Chili akan menerima suntikan dosis keempat vaksin Covid-19, menjadikannya negara pertama di Amerika Latin yang menawarkan dosis ekstra.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung Presiden Chili Sebastian Pinera dalam konferensi pers pada Kamis (6/1) waktu setempat. Ia mengatakan vaksin dosis keempat akan diberikan kepada .warga yang kekebalannya lemah.

“Mulai Senin depan, 10 Januari, kami akan memulai proses vaksinasi massal baru dengan dosis keempat atau dosis booster kedua,” kata Pinera, seperti dikutip dari Reuters, jumat (7/1).


Chili memiliki salah satu tingkat vaksinasi tertinggi di dunia dan telah dipuji sebagai negara yang patut dicontoh atas tanggapannya terhadap pandemi, setelah memberikan dua dosis kepada lebih dari 85 persen populasi. Sekitar 57 persen warga Chili telah menerima suntikan booster ketiga, menurut Our World in Data.

“Keberhasilan Chili dalam proses vaksinasi menempatkan kami di antara negara-negara terbaik di dunia dalam cara kami berhasil memerangi pandemi ini,” kata Pinera.

“Dan dengan dosis keempat ini kami berusaha untuk mempertahankan posisi kepemimpinan ini dan melindungi kesehatan dan kehidupan rekan-rekan kami,” ujarnya.

Menteri Kesehatan Enrique Paris mengatakan vaksin yang akan digunakan untuk dosis keempat termasuk kombinasi antara Pfizer-BioNTech, Sinovac dan AstraZeneca, yang telah disetujui penggunaannya di negara tersebut.

“Kombinasi vaksin yang berbeda antara dosis pertama dan keempat ini harus memungkinkan peningkatan respon imun,” jelas Paris.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya