Berita

Film No Time to Die Laughing/Net

Dunia

Kepala MI6 Tanggapi Santai Video Satir Buatan China 'No Time to Die Laughing'

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 14:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Alih-alih mendapat kecaman, video satir berjudul 'No Time to Die Laughing' produksi media Pemerintah China justru mendapat sambutan positif dari Kepala MI6 Richard Moore.

Moore bahkan menganggap video yang dirilis Kantor Berita Xinhua yang isinya mengolok-olok badan intelijen London dan Washington itu sebagai "publisitas gratis" kepada agensinya.

Video parodi film 'James Bond' itu berpusat pada dua mata-mata ala 'MI6' – Agen 0,07 dan 0,06 – yang terlihat mendiskusikan fiksasi agensi tersebut pada China sebagai 'prioritas utama' yang harus mereka selidiki.


Menanggapi video yang dibagikan Xinhua, Moore berterima kasih kepada media China itu atas ketertarikan mereka pada MI6, serta publisitas gratis yang tak terduga.

Dalam cuitannya di Twitter, Moore juga membagikan tautan ke pidato hawkish yang disampaikannya di Institut Internasional untuk Studi Strategis November lalu, di mana dia menjuluki Beijing sebagai "prioritas tunggal terbesar" untuk agen mata-mata, yang tampaknya memberikan inspirasi kepada pembuat video sindiran itu.

“Ini bukan hanya tentang mampu memahami Tiongkok dan pengambilan keputusan Tiongkok. Kita harus dapat beroperasi tanpa terdeteksi sebagai badan intelijen rahasia di mana pun dalam jaringan pengawasan di seluruh dunia,” bantah Moore pada saat itu, mengecam Beijing sebagai negara otoriter.

Pertama kali diterbitkan awal pekan ini, klip itu juga mengambil gambar di Amerika Serikat, dengan bercanda menyoroti aparat mata-mata global yang dibuat oleh Badan Keamanan Nasional (NSA), serta perlakuan kasar terhadap pelapor dan jurnalis seperti Edward Snowden dan Julian Assange.

Dari 17 badan intelijen utama Washington, belum ada yang mengakui video tersebut atau berterima kasih kepada China atas sorotan seperti yang dilakukan Moore.

Parodi itu berlanjut dengan adegan membela perusahaan telekomunikasi China Huawei dari tuduhan bahwa ia mengawasi pelanggannya menggunakan 'pintu belakang' rahasia, dengan pemeran 'Agen 0,06' menyebut gagasan itu "omong kosong."

Adegan tersebut kemungkinan menyindir pernyataan mantan penasihat keamanan nasional AS Robert O'Brien sebelumnya mengklaim Washington memiliki bukti bahwa Huawei dapat "mengakses informasi sensitif dan pribadi" pada perangkat pengguna.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya