Berita

Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net

Dunia

Pasukan Penjaga Perdamaian Tiba di Kazakhstan, Lukashenko: Para Ekstremis Gagal Merebut Bandara Almaty

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Unit pertama kontingen Rusia dari pasukan penjaga perdamaian Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) telah dikirim ke Kazakhstan dengan pesawat angkut militer.

Kementerian Pertahanan Rusia menyampaikan hal itu pada Kamis (6/1) waktu setempat, menambahkan bahwa situasi bandara Almaty yang sempat kacau akibat ulah para perusuh saat ini telah terkendali.

Kementerian juga menekankan bahwa unit brigade terpisah ke-45 dari Pasukan Lintas Udara telah dikirim dari pangkalan permanen ke lapangan terbang Chkalovsky.


Pasukan Penjaga Perdamaian dikirim ke Kazakhstan sesuai dengan keputusan Dewan Keamanan CSTO.

Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko, dalam tanggapannya mengenai situasi di Kazakhstan mengatakan, para ekstremis merebut bandara di Kazakhstan untuk mencegah datangnya pengerahan Pasukan Penjaga Perdamaian.

"Mereka membakar semua yang mereka bisa, mereka merebut bandara, dan melakukan ini dengan sengaja. Baik di Almaty dan Nur-Sultan ada upaya untuk merebut bandara. Ini adalah tindakan yang disengaja," kata Lukashenko, seperti dilaporkan kantor berita BelTA.

Menurutnya, para radikal berusaha menguasai bandara di bawah kendali untuk mencegah pendaratan Pasukan Penjaga Perdamaian di sana. Namun, saat ini bandara dikabarkan dalam situasi terkendali.

Belarusia bersama Rusia terus memantau perkembangan situasi di Kazakhstan dan melakukan dialog untuk penyelesaian kerusuhan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya