Berita

Kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun BIN Daerah Lampung/Ist

Nusantara

Capaian Vaksinasi Tinggi, Binda Lampung Tetap Genjot Vaksinasi Anak dan Lansia

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 16:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Provinsi Lampung lanjutkan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dan kelompok lanjut usia (lansia).

Kepala Binda Provinsi Lampung Iwan Satriawan mengatakan, vaksinasi dilakukan sekalipun capaian nasional sudah hampir 80 persen dan di Lampung 77,11 persen.

Bagi Iwan, vaksinasi tidak boleh berhenti untuk memaksimalkan upaya menangkal penularan dan penyebaran varian Omicron yang makin meluas.


"Syukur alhamdulillah tahap pertama tingkat nasional telah 79,87 persen sehingga melebihi target Presiden, sementara vaksinasi di Provinsi Lampung juga telah melebihi target yang sudah mencapai 77,11 persen," ujar Iwan dalam keterangannya, Kamis (6/1).

Lebih lanjut, Iwan mengatakan vaksinasi Binda Lampung diselenggarakan bersama stakeholder terkait. Seperti TNI/Polri dan Forkopimda guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi anak dan lansia.

“Hal ini tentu saja bertujuan agar kita lebih terlindungi dari tertular virus Covid-19 dan anak-anak kita dapat melakukan pembelajaran tatap muka yang aman dan nyaman,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengapresiasi sekaligus berterima kasih atas pelaksanaan vaksinasi untuk warga Kabupaten Pesawaran.

Kata Ramadhona, vaksinasi bersama Binda Lampung diharapkan bisa memaksimalkan capaian vaksinasi di Pesawaran yang saat ini sudah mencapai 85 persen.

"Alhamdulillah, Kabupaten Pesawaran mendapat 15 ribu dosis vaksin dari BIN untuk pelajar usia 6-11 tahun dan lansia. Nanti kalai kurang kami minta lagi ke Binda," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya