Berita

Wakil Presiden Republik Indonesia, Maruf Amin usai rapat bersama menteri dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Kantor Gubernur Sulteng/RMOL

Politik

Tak Cuma Layak Huni, Maruf Amin Pastikan Huntap Pombewe Berkonsep Smart Village

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 13:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat korban bencana di Palu tidak hanya dibuatkan rumah layak huni, melainkan didukung dengan fasilitas penunjang ekonomi.

Salah satunya di huntap Pombewe. Nantinya, hunian tetap ini akan dibangun dengan fasilitas penunjang lengkap, baik sarana transportasi maupun sarana untuk usaha.

"Akan dibangun dengan fasilitas lengkap sebagai daerah baru, tidak hanya pemukiman tapi semacam smart village. Artinya kampung yang ditata dan diberi tempat kegiatan usaha secara lengkap," kata Wakil Presiden Maruf Amin usai menggelar rapat bersama para menteri dan jajaran Pemprov Sulawesi Tengah, Kamis (6/1).


Pembangunan hunian smart village memang selama ini menjadi model yang dilakukan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat korban bencana.

Salah satu wilayah yang sudah membangun smart village adalah Lumajang, Jawa Timur.

Kata Maruf Amin, model smart village sengaja dihadirkan pemerintah semata-mata agar masyarakat bisa tinggal nyaman dan tidak kehilangan mata pencaharian.

"Model ini kita kembangkan supaya mereka tidak kehilangan tempat usaha dan ekonomi. Supaya tidak berlarut-larut, mereka yang belum memperoleh hunian tetap segera terselesaikan," sambungnya.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah hunian yang direlokasi sekitar 72 ribu dan sudah terselesaikan 98 persen. Diperkirakan, persoala lahan relokasi akan selesai pada akhir Februari 2022.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya