Berita

Kementerian Luar Negeri Polandia/Net

Dunia

Belarusia Panggil Kuasa Usaha Polandia Terkait Pengusiran Diplomat

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 13:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Luar Negeri Polandia mengatakan bahwa Belarus telah memanggil perwakilan Polandia di Minsk untuk melaporkan pengusiran diplomat Polandia.

"Kementerian Luar Negeri mengkonfirmasi fakta bahwa kuasa usaha dipanggil dalam kasus terkait pengusiran seorang konsul Polandia," kata juru bicara Lukasz Jasina dalam sebuah pernyataan pada Rabu (5/1), seperti dikutip dari Reuters.

Jasina mengatakan diplomat yang diusir itu adalah konsul Polandia di kota perbatasan Brest. Juru bicara itu menambahkan bahwa langkah-langkah sedang diputuskan untuk memverifikasi informasi yang diberikan dan untuk mengklarifikasi situasi.


Tidak ada komentar langsung dari pihak berwenang Belarusia.

Ketegangan meningkat antara kedua tetangga itu karena krisis migran. Polandia bersama Uni Eropa menuduh Belarusia ada di balik krisis tersebut sebagai pembalasan atas sanksi Barat terhadap pemerintah otoriter Aleksander Lukashenko.

Mereka menuduh Minsk melancarkan "serangan hibrida" terhadap UE, memikat ribuan migran ke Belarus dari Timur Tengah dan wilayah lain, dengan janji bantuan untuk sampai ke Eropa Barat, untuk menggunakannya sebagai pion untuk mengacaukan 27 negara. blok.

Namun, Belarusia membantah tuduhan itu.

Polandia mengambil sikap keras dalam menanggapi krisis migran, membangun pagar kawat berduri dan mengerahkan ribuan tentara di sepanjang perbatasan 400 kilometer dengan Belarus.

Dalam beberapa kasus, Warsawa dituduh mendorong kembali para migran ke Belarus, dalam kebijakan yang dikritik oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya