Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

CORE: Langkah Airlangga Hadirkan Minyak Goreng Murah Sudah Tepat

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 11:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Langkah pemerintah, dalam hal ini Kemenko Perekonomian mengucurkan dana Rp 3,6 triliun demi menekan harga minyak goreng di pasaran adalah langkah tepat.

“Buat kebijakan jangka pendek ya sudah tepat. Ya mau gimana lagi, masyarakat sudah teriak karena harga minyak di luar nalar kita naiknya,” ucap Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE), Piter Abdullah kepada Kantor Berita Polirik RMOL, Kamis (6/1).

Dia menambahkan, naiknya harga minyak berdampak pada industri rumah tangga tingkat bawah dan menengah. Oleh sebab itu, langkah Menko Perekonomian tersebut perlu langsung dieksekusi.


“Jadi ini memang sangat dibutuhkan, segera eksekusi agar terjadi stabilisasi harga di pasaran terutama untuk leve bawah,” tandasnya.

Setidaknya, dana senilai Rp 3,6 triliun siap digelontorkan pemerintah agar minyak goreng murah seharga Rp 14.000 per liter bisa tersedia di pasaran.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, minyak goreng murah ini akan tersedia sampai enam bulan ke depan.

"Volume selama 6 bulan adalah 1,2 miliar liter dan dibutuhkan anggaran untuk menutup selisih harga ditambah PPN sebesar Rp 3,6 triliun," kata Airlangga, Rabu kemarin (5/1).

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya