Berita

Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Pemuda Muhammadiyah: Wajar Publik Marah dan Laporkan Ferdinand ke Polisi

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 04:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Cuitan Ferdinand Hutahaean di media sosial pribadinnya telah menghina batin masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim. Sehingga sangat wajar jika menimbulkan kontroversi dan kemarahan publik.

Demikian antara lain disampaikan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/1).

“Maka sudah sepantasnya jika Ferdinand diadukan ke Polisi agar ditindak sesuai prosedur hukum. Bila perlu kami juga akan turut melaporkan Ferdinand,” kata pria yang akrab disapa Cak Nanto ini.


Menurut Cak Nanto, kendati Ferdinand berdalih cuitnya itu merupakan dialog imaginer antara hati dan pikiran guna memotivasi dirinya yang sedang galau, sehingga tidak bermaksud menyasar kepada orang tertentu. Namun, tegas Cak Nanto, hal tersebut telah merendahkan Tuhan agama lain.

“Menurut saya bukan hanya memancing kemarahan kami sebagai orang Islam, tetapi saya yakin semua penganut agama manapun akan terusik dan marah karena penghinaan tersebut,” kata Cak Nanto.

Baginya, Ferdinand boleh stres dan down. Namun, kata dia, janganlah lemah akal. Sebagai publik figure, seharusnya Ferdinand sadar ia tidak berdiri di ruang kosong. Oleh karenanya, kata Cak Nanto, tangan dan mulutnya jangan mendahului akal.

“Pernyataan Ferdinand sungguh telah mengoyakan tatanan harmonisasi kebinekaan yang menjadi spirit dalam berbangsa dan bernegara,” sesal Cak Nanto,

Disisi lain, atas kejadian Ferdinand ini haruslah dijadikan pembelajaran bagi siapapun untuk mengolah rasa tanggung jawab terhadap sesama, toleransi di tengah kemajemukan bangsa.

“Saya berharap Polisi dapat bertindak tegas agar tidak menjadi kusut dan berlarut yang bisa menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” pungkas Cak Nanto.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya