Berita

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama saat melaporkan Ferdinand di Bareskrim Polri/RMOL

Politik

Diancam Ferdinand, Haris Pertama: Jangan Jumawa karena Ada Beking, Sadar Kau

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 01:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama mengaku tak gentar dengan ancaman Ferdinand Hutahaean yang akan melaporkan balik dirinya.

“Silakan kau Ferdinand laporkan saya dan DPP KNPI, kau pikir saya takut,” kata Haris dalam unggahannya di akun Twitter miliknya yang memention Ferdinand, Kamis (6/1).

Haris menyayangkan, sikap Ferdinand masih terlihat jumawa. Padahal telah dianggap berbuat kesalahan dengan menyinggung agama.


“Sudah salah kau masih mengancam orang. Sadar kau Ferdinand, jangan menjadi jumawa karena ada beking,” tegas Haris.

“Demi menjaga keutuhan NKRI maka nyawa saya pertaruhkan,” sambung Haris.

Sebelumnya Ferdinand lewat akun Twitternya @FerdianandHaean3 mengaku sebagai warga negara yang baik bakal mengikuti seluruh proses penegakan hukum yang saat ini telah berjalan.

Namun, ia memastikan bakal melawan dengan melaporkan balik Haris Pertama lantaran dianggap telah melakukan fitnah terhadap dirinya.

“Saya juga akan melaporkan balik pelapor karena telah memfitnah saya dan menyeret-nyeret saya kepada sebuah situasi yang tidak saya lakukan,” kata Ferdinand melalui unggahannya di Twitter.

Bareskrim Polri resmi menerima laporan DPP KNPI kepada Ferdinand Hutahaean dengan sangkaan pasal 45 ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 UU 19/2016 tentang Perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 14 ayat 1 dan 2 KUHP. Laporan ini teregistrasi dengan nomor LPB/007/I/2022/SPKT/Bareskrim Polri.

“Hari ini 16.20 Bareskrim Polri telah menerima laporan dari seseorang atas nama inisial HP, yang melaporkan tindak pidana menyebarkan informasi pemberitaan bohong, pemberitaan hoax yang mana dapat menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu malam (5/1).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya