Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

Mardani Ingatkan Ferdinand: Semua Pihak Hendaknya Menjaga Harmoni

RABU, 05 JANUARI 2022 | 14:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Alasan pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean yang mengaku kalimat yang diduga memuat ujaran kebencian sebagai dialog imajiner dalam pikiran, seharusnya tidak perlu diumbar ke ruang publik.

Pada Selasa (4/1), Ferdinand di akun Twitter pribadinya @Ferdinandhaean3 mengunggah kicauan, "Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya. Dia lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela”.

Soal pengakuan Ferdinand, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera berharap semua elemen bangsa bisa menjaga tutur kata dan tidak mengumbar ucapan yang berpotensi memicu kontroversi dan perpecahan.


"Semua pihak hendaknya menjaga harmoni hubungan antar elemen masyarakat," tegas Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/1).

Mardani juga meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dengan adanya pernyataan Ferdinand dan tetap bersama-sama menjaga keharmonisan sebagaimana amanah Bhinneka Tunggal Ika.

"Semua tidak emosional. Umat Islam mesti dewasa," tegasnya.

Anggota Komisi II DPR RI ini pun mempersilahkan masyarakat yang ingin mempolisikan Ferdinand atas tindakan gegabahnya menghina umat Islam.

"Monggo jika ada kelompok yang terganggu untuk diproses hukum. Dan pastikan prosesnya berjalan adil dan transparan," demikian Mardani.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya